• Thfffred slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • frff

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Showing posts with label Peranan Toeri Dalam konseling. Show all posts
Showing posts with label Peranan Toeri Dalam konseling. Show all posts

Pengertian Teori Konseling

PENGERTIAN TEORI KONSELING

Secara umum, teori merupakan suatu model yang digunakan oleh para teoritis ( ahli yang mengembangkan teori ) untuk memadukan atau menggabungkan realitas pengalaman-pengalaman dengan ide-ide (pemikiran) tentang penjelasan yang masuk akal tentang peristiwa-peristiwa tersebut (Stefflre & Matheny, 1968). Para teorits berusaha untuk memahami kehidupan dengan cara mengkonstruksikan suatu kerangka kerja (framework) yang memungkinkan mereka untuk dapat membuat penjelasan logis (nalar atau masuk akal) tentang peristiwa-peristiwa. Berkenaan dengan hal itu,  dapat dipahami bahwa teori merupakan suatu bentuk hasil budaya manusia, buah akal budi, buah pemikiran yang didukung oleh fakta-fakta yang kemudian disusun sedemikian rupa sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang sistematis dan logis antara unsur-unsur. Maka dari pendapat diatas maka akan muncul suatu pertanyaan tentang apakah yang dimaksud dengan teori konseling itu ?
Teori konseling merupakan suatu model yang digunakan oleh para ahli dan praktisi dalam bidang konseling untuk memadukan atau menggabungkan realitas pengalaman-pengalaman dengan ide-ide (pemikiran) tentang penjelasan ymag masuk akal tentang praktek konseling atau tentang bagaimana suatu proses konseling seharusnya dilaksanakan. Atau singkatnya teori konseling merupakan “peta” preses konseling serta apa yang harus dilakukan oleh konselor untuk mencapai tujuan yang diinginkan (Hackney & Cormeir ,2000). Lalu apakah konseling itu ?
Definisi “awal” yang dikemukakan oleh Komisi Definisi pada Devisi Psikologi Konseling Asosiasi psikologi Amerika pada tahun 1956 menyatakan konseling sebagai suatu proses membantu individu untuk menangani berbagai hal yang menghambat proses pencapaian pertumbuhan diri dan perkembangan yang optimal dari sumber-sumber pribadinya (Thampson, Rudolph, & Henderson, 2004). Pada perkembangan berikutnya muncul beberapa definisi. Definisi yang popular menyatakan bahwa konseling merupakan suatu hubungan professional antara konseli dan konselor yang terlatih. Hubungan tersebut selalu bersifat antar pribadi, meskipun kadang-kadang membantu konseli dapat melibatkan lebih dari dua orang.
Share:

Pengertian Teori Konseling


PENGERTIAN TEORI KONSELING

Secara umum, teori merupakan suatu model yang digunakan oleh para teoritis ( ahli yang mengembangkan teori ) untuk memadukan atau menggabungkan realitas pengalaman-pengalaman dengan ide-ide (pemikiran) tentang penjelasan yang masuk akal tentang peristiwa-peristiwa tersebut (Stefflre & Matheny, 1968). Para teorits berusaha untuk memahami kehidupan dengan cara mengkonstruksikan suatu kerangka kerja (framework) yang memungkinkan mereka untuk dapat membuat penjelasan logis (nalar atau masuk akal) tentang peristiwa-peristiwa. Berkenaan dengan hal itu,  dapat dipahami bahwa teori merupakan suatu bentuk hasil budaya manusia, buah akal budi, buah pemikiran yang didukung oleh fakta-fakta yang kemudian disusun sedemikian rupa sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang sistematis dan logis antara unsur-unsur. Maka dari pendapat diatas maka akan muncul suatu pertanyaan tentang apakah yang dimaksud dengan teori konseling itu ?

Share:

Kebutuhan Teori Dalam Praktek Konseling


KEBUTUHAN TEORI DALAM PRAKTEK KONSELING

Konselor perlu menggunakan toeri sebagai dasar untuk menerapkan asumsi-asumsi tentang sifat konseling dan sifat dasar manusia, menetapkan tujuan dasar umum konseling, menetapkan teknik atau metode yang tepat untuk digunakan sebagai wahana mencapai tujuan tersebut, menstruktur peran dan tanggung jawab konselor dan konseli dalam hubungan konseling, serta peran diagnostik dan tes psikologis dalam proses konseling. Corey & Corey  (1984) mengibaratkan konselor yang melakukan konseling tanpa menggunakan teori seperti halnya terbang ke planet tanpa peta dan instrumen. Bahkan Corey (1991) menyatakan secara ekstrim, tanpa teori konselor tidak pernah mampu membawa konseli mencapai perubahan. Singkatnya teori konseling merupakan “peta” proses konseling serta apa yang harus dilakukan oleh konselor untuk membantu konseli mencapai tujuan yang diinginkan ( Hackney & Cormier, 2001).  
Meskipun teori sangat diperlukan dalam setiap praktek konseling, kita tidak perlu melihat teori sebagai suatu struktur yang kaku yang mempreskripsikan tentang langkah-langkah khusus yang harus kita lakukan dalam proses konseling, tetapi kita melihat teori dalam seperangkat aturan umum yang dapat kita gunakan untuk menetapkan apa yang perlu kita lakukan. Demikian pula, seperti yang telah dikemukakan, kita harus selalu menyadari bahwa setiap teori mengandung kelemahan dan kelebihan. Kita perlu mengambil sikap kritis terhadap setiap teori.

Share:

Pengertian Teori Konseling

PENGERTIAN TEORI KONSELING

Secara umum, teori merupakan suatu model yang digunakan oleh para teoritis ( ahli yang mengembangkan teori ) untuk memadukan atau menggabungkan realitas pengalaman-pengalaman dengan ide-ide (pemikiran) tentang penjelasan yang masuk akal tentang peristiwa-peristiwa tersebut (Stefflre & Matheny, 1968). Para teorits berusaha untuk memahami kehidupan dengan cara mengkonstruksikan suatu kerangka kerja (framework) yang memungkinkan mereka untuk dapat membuat penjelasan logis (nalar atau masuk akal) tentang peristiwa-peristiwa. Berkenaan dengan hal itu,  dapat dipahami bahwa teori merupakan suatu bentuk hasil budaya manusia, buah akal budi, buah pemikiran yang didukung oleh fakta-fakta yang kemudian disusun sedemikian rupa sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang sistematis dan logis antara unsur-unsur. Maka dari pendapat diatas maka akan muncul suatu pertanyaan tentang apakah yang dimaksud dengan teori konseling itu ?
Teori konseling merupakan suatu model yang digunakan oleh para ahli dan praktisi dalam bidang konseling untuk memadukan atau menggabungkan realitas pengalaman-pengalaman dengan ide-ide (pemikiran) tentang penjelasan ymag masuk akal tentang praktek konseling atau tentang bagaimana suatu proses konseling seharusnya dilaksanakan. Atau singkatnya teori konseling merupakan “peta” preses konseling serta apa yang harus dilakukan oleh konselor untuk mencapai tujuan yang diinginkan (Hackney & Cormeir ,2000). Lalu apakah konseling itu ?
Definisi “awal” yang dikemukakan oleh Komisi Definisi pada Devisi Psikologi Konseling Asosiasi psikologi Amerika pada tahun 1956 menyatakan konseling sebagai suatu proses membantu individu untuk menangani berbagai hal yang menghambat proses pencapaian pertumbuhan diri dan perkembangan yang optimal dari sumber-sumber pribadinya (Thampson, Rudolph, & Henderson, 2004). Pada perkembangan berikutnya muncul beberapa definisi. Definisi yang popular menyatakan bahwa konseling merupakan suatu hubungan professional antara konseli dan konselor yang terlatih. Hubungan tersebut selalu bersifat antar pribadi, meskipun kadang-kadang membantu konseli dapat melibatkan lebih dari dua orang.
Share:

Popular Posts

Recent Posts